Kisah Nyata Pesugihan – Kesuksesan Pengguna Pesugihan Kandang Bubrah

Kisah Nyata Pesugihan – Kesuksesan Pengguna Pesugihan Kandang Bubrah

Kisah Nyata Pesugihan Kandang Bubrah

Kisah berikut ini merupakan cerita nyata seseorang yang menggunakan pesugihan kandang bubrah yang tanpa tumbal. Atau istilah sekarang disebut sebagai pesugihan putih. Cerita ini kami tulis kembali atas izin beliau yang bersangkutan dengan nama yang telah kami samarkan untuk menjaga privasi beliau. Dengan keramahan hati beliau, beliau mengunjungi kantor kami untuk kedua kalinya untuk silahturami sekaligus berbagi kisahnya.  Berikut ini kisah nyata pesugihan kandang bubrah pak Zaenal.

Pak Zaenal (nama samaran) merupakan seorang suami yang memiliki 2 anak serta seorang pemiliki usaha bangkel kecil didesanya. Jebolan SMK jurusan teknik mesin ini lebih memilih mendirikan bengkel kecil-kecilan setelah 3 kali gagal dalam mencalonkan diri sebagai TNI. Dengan berbekal hutang bank ia mulai mendirikan bengkelnya dan menekuni pekerjaannya itu.

Penghasilannya dari bengkel dirasa cukup untuk memenuhi kebutuhan makannya sehari-hari. Selama beberapa bulan bengkelnya tidak sepi, namun juga tidak ramai. Pas-pasan ia bilangnya. Lalu, 2 tahun berselang usahananya semakin lancar dan ramai pengunjung. Penghasilanya pun bertambah lumayan.

Singkat cerita 6 bulan kemudian ia menikahi seorang gadis dan dikaruniai dua anak. Anak yang pertama laki-laki, dan yang kedua perempuan. Kehidupan rumah tangganya berlangsung lancar dan penuh kasih. Penghasilannya dari bengkel semakin meningkat meski sedikit demi sedikit.

Bengkelnya menjadi bengkel populer di desanya. 5 Tahun memajukan bengkel bersama sang istri membuat Pak Zaenal selalu mengucap syukur kepada Tuhan. Dan kehidupannya menjadi tercukupi, entah biaya sekolah anak, biaya kehidupan sehari – hari dan biaya lainnya.

Pak zaenal pun kerapkali menjadikan anak-anak di desanya bekerja di bengkelnya, tidak hanya sekedar untuk membantu tetapi juga untuk belajar lebih dalam didunia perbengkelan. Sehingga anak-anak di desa setidaknya memiliki satu keterampilan sebagai bekal hidup.

Keadaan yang mulai berbalik

Sayangnya hal itu tidak berbuah manis, sebut saja Agung (bukan nama sebenarnya) yang merupakan “lulusan” dari bengkel Pak Zaenal mendirikan bengkel yang juga satu desa dengan bengkel Pak Zaenal. Hal ini sesungguhnya merupakan kebanggaan tersendiri dari Pak Zaenal, namun sikap Agung dalam menjalankan usaha bengkel dinilai sangat buruk dan tidak menghargai Pak Zaenal. Buruknya lagi ia dikabarkan menggunakan pesugihan gunung kemukus yang terkenal itu.

Usaha bengkel Agung pun melesat  dan berkembang sangat cepat. Hanya dalam waktu 6 bulan saja usaha bengkelnya menjadi sangat ramai. Disisi lain bengkel Pak Zaenal menjadi semakin sepi dan otomatis penghasilan berkurang drastis. Satu tahun berlangsung bengkel Pak Zaenal seperti kuburan yang selalu sepi. Sebaliknya bengkel Agung pun menjadi sangat ramai, hidupnya menjadi mewah seketika.

Pak Zaenal yang terpuruk dengan keadaan penyokong keuangan satu-satunya yang mulai bangkrut itu mencari-cari cara untuk mengembalikan kejayaannya. Ide pun muncul, Pak Zaenal memindahkan bengkelnya yang berada didesa ke dalam kota. Ia pun mendapatkan tempat yang cukup strategis untuk sebuah bengkel meski harga sewa juga tidak murah.

Dengan kembali berbekal pada hutang bank idenya pun terlaksana. Satu bulan berlangsung bengkel masih tetap sepi. Satu tahun berselang tidak ada tanda-tanda kemajuan dalam usahanya itu. Disisi lain cicilan bank menumpuk belum terbayarkan selama beberapa bulan. Pak Zaenal mulai frustasi dengan keadaannya, segala usaha dan upaya merasa sudah ia lakukan. Tetapi hasilnya belum nampak apa-apa.

Jalan Keluar Terbaik

Pak Zaenal kemudian terpikirkan untuk menggunakan pesugihan seperti Agung itu. Untungnya hati nya yang mulia masih memberi ia kesadaran. Ia ingin menggunakan pesugihan tetapi bukan yang syirik seperti pesugihan gunung kemukus. Karena mendengar kisah nyata pesugihan ini membuat Pak Zaenal enggan menggunakannya. Kalau ada pesugihan yang tanpa tumbal dan tidak menyimpang dari ajaran agama, ia pun sangat bersedia melakukannnya. Itulah dipikirkan Pak Zaenal yang sedang terpuruk.

Tidak lama kemudian ia mendapatkan info dari berbagai rekannya bahwa ada pesugihan seperti yang diinginkan. Namun pesugihan ini memiliki beberapa syarat yaitu harus membangung rumahnya minimal satu kali dalam setahun. Berdasarkan keberhasilan dari kisah nyata pesugihan yang disuguhkan oleh rekannya membuat Pak Zaenal bertekad menggunakan pesugihan ini.

Pak Zaenal pun mendatangi paranormal Jawa yang diceritakan oleh rekannya untuk memberikan ilmu pesugihan yang disebut pesugihan kandang bubrah ini. Tidak lama ilmu sudah berada ditangannya, dengan penuh yakin dan penuh sungguh-sungguh ia pun mengamalkan ilmu pesugihan kandang bubrah ini.

Ia tetap menjalani usaha bengkelnya meski sepi. Diawal-awal nya pun ia terpaksa menghutang untuk membayar hutang bank. Ya gali lubang tutup lubang.

Kisah Nyata Pesugihan Kandang Bubrah

3 bulan berlalu setelah mengamalkan ilmu pesugihan kandang bubrah, usahanya mulai terlihat ada pengunjungnya. Penghasilannya pun mulai menanjak lambat laun. Ingat dengan syarat akan membangun rumah setiap satu tahun sekali, Pak Zaenal selalu menyisihkan sedikit untuk ditabung.

Satu bulan setelah itu, dengan ajaib usaha menjadi semakin ramai dan laris. Hutang-hutang mulai terbayarkan satu demi satu. Setelah merasa cukup Pak Zaenal menunaikan kewajibannya untuk membangun rumah. Ia bercerita bahwa ia membangun dapur nya kala itu. Meski penghasilannya masih pas-pasan ia tetap harus menjalankannya.

Mengejutkannya tepat 3 minggu setelah semua bangunan dapurnya rampung, usaha bengkelnya menjadi sangat ramai, setiap hari ada banyak sekali kendaraan yang datang untuk diservice atau hanya sekedar ganti lampu. Bahkan mulai ada antrian di bengkelnya. Dari yang sebelumnya sepi tanpa pengujung menjadi memilki antrian karena ramai.

Semenjak itu kehidupannya mulai berubah lebih baik atau bisa dikatakan kembali lebih baik. Berkat pesugihan kandang bubrah yang diamalkan dengan sungguh-sungguh kekayaannya semakin meningkat. Pak Zaenal yang pertama kali datang ke kantor kami menggunakan bus itu, kali ini mendatangi kami dengan toyota avansa. Benar katanya bahwa kisah nyata pesugihan ini yang diceritakan oleh rekannya itu.

Ia pun sangat bersyukur telah diberikan ilmu pesugihan yang benar-benar memiliki manfaat dan tidak menyimpang dari ajaran agama. Bahkan sekarang rumah saya jadi lebih bagus, tungkasnya sambil tertawa.

Ketika kami tanyakan pada Pak Zaenal tentang Agung yang menggunakan pesugihan gunung kemukus itu. Ia dengan sedih menggelengkan kepala, ia menyatakan bahwa anak kedua si Agung itu meninggal dengan tiba-tiba. Dan sekarang ini istrinya sedang sakit-sakitan. Bengkelnya pun mulai jarang pembeli, sudah beberapa tahun ini bengkelnya semakin ditinggal pembeli. tidak tahu apa penyebabnya.

Itulah salah satu kisah nyata pesugihan kandang bubrah yang diamalkan oleh Pak Zaenal. Dengan dibarengi usaha nyata yang sungguh-sungguh keinginannya mendapakan kekayaan yang melimpah pun akhirnya terwujud.

 

Jika Anda ingin mempelajari ilmu pesugihan kandang bubrah layaknya Pak Zaenal diatas. Bisa Anda dapatkan dengan mudah dan cepat, yaitu hanya dengan klik disini Ilmu Pesugihan Kandang Bubrah

No Comments

Post a Comment

WhatsApp Jeng Risti